Categories


Authors by 

Sidebeep Blog Team

Belum Sukses juga saat ini? Jangan Khawatir, karena Para Milyader ini Mulai Merintis Suksesnya di Usia 30!

Belum Sukses juga saat ini? Jangan Khawatir, karena Para Milyader ini Mulai Merintis Suksesnya di Usia 30!

Sukses tidak ditentukan dari usia atau tingkat kejeniusan Anda. Namun dari niat dan tekad Anda untuk meraihnya. Mungkin kemarin Anda belum siap untuk berjuang? Mungkin ide cemerlang Anda belum muncul, namun tidak ada kata terlambat untuk sukses.

Ini bukti dari para Milyader berikut yang sukses muda walau baru akan merintis bisnisnya di usia 30 tahun.

 

Henry Ford, Ford Motor Company – 40 tahun

 credited by www.thefamouspeople.com

credited by www.thefamouspeople.com

Sebelum memulai Ford pada usia 40 tahun, aliran perfeksionis Henry Ford membawa kegagalan karena melewatkan deadline membuat prototype.

Meskipun dia menciptakan salah satu keberuntungan terbesar dalam sejarah kehidupan manusia ($199 miliar), dua perusahaan pertama Henry Ford bangkrut sebelum memulai Ford. Ford, seperti Steve Jobs, merupakan seseorang yang perfeksionis yang sangat mempedulikan setiap detail kecil dari mobilnya.

Setelah bertahun-tahun mengalami kegagalan, investor Ford meyakinkan dia untuk memperkerjakan James Couzen. Couzen meyakinkan Ford untuk menjual sebuah mobil “imperfect” dan memiliki mekanis di seluruh negara yang dilatih untuk memperbaiki mobil yang rusak

 

Reed Hastings, Pure Software – 30 tahun

 credited by www.forbes.com

credited by www.forbes.com

Reed Hastings bekerja di Peace Corp di usia 20an.

Kebanyakan orang tidak menyadari ini, tapi Reed Hastings sebenarnya seorang entrepreneur yang berhasil sebelum dia memulai Netflix. Pada tahun 1991, ketika usianya 31 tahun, Hastings memulai Pure Software, sebuah tool debug untuk software engineer. Hastings, seorang engineer terlait, membantu perusahaan meningkatkan revenue perusahaan dua kali lipat setiap tahunnya. Pada tahun 1997, ketika Hasting berusa 37 tahun, Rational Software mengakuisisi Pure Software untuk $750 juta, memberikan Hasting peluang untuk mendirikan Netflix.

 

Peter Thiel, PayPal – 30 tahun

 credited by www.forbes.com

credited by www.forbes.com

Salah satu investor tech paling sukses di dunia ini hampir masuk ke sekolah hokum

Sebelum menjadi founder Paypal, Peter Thiel merupakan seorang pengacara yang membenci hidupnya. Setelah lulus dari Stanford Law pada tahun 1992, Thiel bekerja di perusahaan hokum Manhattan, sebuah tempat yang menurutnya “dari luar semua orang mau masuk ke sana,” tapi, ‘di dalam… semua orang ingin meninggalkan tempat ini.”

Setelah tujuh bulan Thiel keluar, dan bergabung dengan Credit Suisse sebagai derivative trading (perdagangan berjangka), eBay mengakuisisi PayPal sebesar $1.5 milyar, membuat saham di perusahaannya bernilai sekitar $50 juta.

 

Sam Walton, Walmart – 44 tahun

 Credited by www.leadershipgeeks.com

Credited by www.leadershipgeeks.com

Sebelum Sam Walton mendirikan WalMart, dia memiliki toko kecil bersama ayah mertuanya.

Pada tahun 1945, sebelum memulai WalMart, Sam Walton memiliki pinjaman sebsar $20,000 (sekitar $250,000 jika saat ini) dari ayah mertuanya dan membeli toko franchise Ben Franklin, sejauh 220 mil. Tapi meskipun Walton mengelola dua toko, dia masih kesulitan untuk membayar karyawannya.

pada tahun 1945, ketika Walton berusa 44 tahun, dan memiliki pengalaman bisnis selama bertahun-tahun, dia membuka WalMart pertama.

 

Jack Ma, Alibaba – 35 tahun

 Credited by www.vulcanpost.com

Credited by www.vulcanpost.com

Jack Ma tidak pernah menuliskan coding, dan pertama kalinya dia menggunakan komputer adalah di usia 30 tahun.

Saat ini dia memiliki harta $22.5 milyar, tapi sampai umur 30 tahun dia berpikir bahwa dirinya sudah gagal. Ma gagal melewati ujian masuk perguruan tinggi sebanyak tiga kali. Setelah itu, dia melamar ke 30 pekerjaan yang berbeda, termasuk KFC, dan lagi, dia ditolak.

Jadi pada usia 31 tahun, Ma memulai perusahaan internet pertamanya yang disebut “China Yellow Pages.” Perusahaannya berhasil membuat sekitar $800,000 dalam waktu tiga tahun.

Pada usia 35 tahun, dia mendirikan ecommerce Alibaba. Seperti Amazon, Alibaba tidak menghasilkan profit pada tiga tahun pertamanya, tapi kita semua tahu bagaimana ceritanya saat ini.

 

Jan Koum, WhatsApp – 33 tahun

 Credited by www.celebfamily.com

Credited by www.celebfamily.com

Sebelum membuat WhatsApp, Jan Koum melamar kerja di Facebook. Mereka menolaknya.

Koum menjalankan WhatsApp pada ulang tahun ke-33. Dia dikeluarkan dari perguruan tinggi San Jose State.

Setelah meninggalkan sekolah, dia bekerja di Yahoo kemudian bertemu Brian Acton, cofounder Koum saat ini. Setelah Sembilan tahun di Yahoo, Koum melamar kerja di Facebook dan ditolak.

 

Jack Dorsey, Twitter – 30 tahun

 Credited by www.entrepreneur.com

Credited by www.entrepreneur.com

Mungkin bagi Anda Jack merupakan entrepreneur pintar dan luar biasa, tapi hingga pertengahan umur 20 tahun dia menjadi pemain skateboard.

Perusahaan pertama Dorsey (dimulai saat dia di NYU) merupakan program pengiriman taksi.

Ketika perusahaannya mulai menurun, Dorsey mendekati Ev Williams, yang menjalankan Odeo, sebuah perusahaan podcast. Dia melakukan pitching ide untuk servis instant messaging.

William menyukai konsepnya dan bekerja dengan Dorsey, Biz Stone, dan Noah Glass untuk mewujudkan konsepnya. Dorsey ditunjuk sebagai CEO. Dia berumur 30 tahun saat itu.

 

Inilah beberapa dari sekian banyak entrepreuner sukses yang mulai merintis karir suksesnya di usia 30. Sebelum merintis bahkan beberapa dari mereka bukan siapa-siapa dan tidak melakukan apa-apa, jadi siapa bilang sukses itu takdir?

So, take action dan mulai bangun kerajaan bisnismu sendiri, be your own Boss! Yuk bergabung di Sidebeep, hanya dengan bermodalkan hobi, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman, kamu sudah bisa mendapatkan duit tambahan, menambah kenalan dan pengalaman baru.

Jangan Sampai Salah Memilih Sepeda yang Cocok untuk Bersepeda Nyaman

Jangan Sampai Salah Memilih Sepeda yang Cocok untuk Bersepeda Nyaman

Bisa Bahasa Asing? Yuk Coba Menjadi Penerjemah Buku Untuk Dapetin Penghasilan Tambahan

Bisa Bahasa Asing? Yuk Coba Menjadi Penerjemah Buku Untuk Dapetin Penghasilan Tambahan