Categories


Authors by 

Sidebeep Blog Team

Hei Anak Muda! Kamu Bisa Segera Kaya Hanya Dengan Cara ini

Hei Anak Muda! Kamu Bisa Segera Kaya Hanya Dengan Cara ini

Menjadi kaya dan sukses adalah impian yang lumrah, termasuk untuk anak muda. Demi mendapatkan kesuksesan dan kekayaan, banyak dari kita yang rela bekerja pagi-malam untuk mengumpulkan pundi-pundi tabungan.

Tapi sebenarnya, meraih kemapanan di usia muda itu ada panduannya. Kemampuan mengelola uang adalah kemampuan finansial dasar yang seharusnya dikuasai oleh setiap orang. Mampu mengalokasikan uang ke kebutuhan-kebutuhan penting dan membatasi pengeluaran yang tidak perlu bisa membawa dampak besar pada kehidupan dan masa depanmu. Coba deh sekarang tanyakan pada dirimu sendiri, apakah kemampuan mengelola uangmu sudah baik?

Kali inikita akan mengulas beberapa keterampilan finansial yang seharusnya dikuasai oleh anak muda. Apa yang harus dilakukan dan sebaiknya dihindari dalam memanfaatkan uangmu. Kamu tentu tidak ingin ‘kan segala penghasilanmu hilang tak berbekas tanpa hasil yang jelas?

 

1. Bagi Penghasilanmu Sesuai Rumus

Setiap setelah menerima penghasilan, selalu bagi uang tersebut ke dalam minimal 3 bagian:

50% untuk kebutuhan tetap bulanan

30% untuk membeli hal-hal yang kamu inginkan

20% untuk dimanfaatkan sebagai dana simpanan.

Dengan menggunakan rumus ini, kamu akan lebih mudah mengetahui kemana uangmu pergi. Tidak akan ada lagi tumpang tindih kebutuhan yang membuatmu kehabisan uang sebelum akhir bulan. Jatah 30% untuk memenuhi keinginan bisa jadi batas agar kamu tidak berlebihan dalam membelanjakan uang.

 

2. Catat Setiap Pengeluaranmu

Jangan malas mencatat dengan detil setiap pengeluaran yang kamu alokasikan tiap harinya. Mulai dari biaya makan, bensin, pulsa, hingga ke uang parkir. Ngapain sih? Kok repot amat?

Eits, jangan salah. Rajin mencatat pengeluaran bisa memberimu gambaran yang jelas tentang pola konsumsi yang kamu lakukan. Dengan telaten mencatat berbagai pengeluaran, kamu akan tahu bagaimana tren belanjamu — kemana saja uangmu habis untuk hal-hal yang tidak perlu.

Catatan yang dihasilkan juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi di setiap akhir bulan. Setelah membaca pola konsumsimu, kamu bisa mengetahui harus melakukan penghematan apa saja. Alhasil, pengeluaranmu pada bulan selanjutnya bisa lebih tertata dan tidak lagi membuat kantong jebol.

 

3. Jangan “besar pasak daripada tiang”!

Selepas memiliki penghasilan sendiri, terkadang kita merasa “bebas” melakukan apapun dengan uang yang kita miliki. Tidak jarang kita menggunakan uang tersebut untuk membeli barang-barang mahal yang diidamkan dan memanjakan diri sendiri dengan hal yang hanya diinginkan, namun sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.

Khususnya, anak muda harus berhati-hati terhadap jebakan gaya hidup. Sebelum meningkatkan gaya hidup, kita harus cerdas menghitung dulu: “Apakah penghasilan kita akan mampu membiayai perubahan ini dalam jangka waktu yang panjang?” Gak enak ‘kan kalau harus “turun kelas” lagi setelah merasakan hidup enak? Lebih baik menahan diri untuk sementara waktu, deh.

 

4. Cerdas Dalam Menyimpan Uangmu

Dewasa ini kehidupan finansial kita tidak bisa dilepaskan dari Bank. Satu yang perlu diingat, bank adalah perusahaan komersial yang juga memiliki tujuan mengumpulkan profit sebanyak-banyaknya. Segala fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan oleh mereka harus kamu bayar dengan uangmu. Maka dari itu, penting bagimu untuk cerdas dalam memilih jasa bank yang akan kamu gunakan.

Carilah bank yang menawarkan suku bunga tabungan yang relatif tinggi, dengan potongan biaya administrasi yang rendah. Perhitungkan pula besarnya potongan yang berlaku jika kamu melakukan transaksi ke bank yang berbeda. Fitur yang bisa diakses lewat internet pun mobile dan layanan pelanggan yang baik juga layak kamu jadikan pertimbangan.

 

5. Jangan Lapar Mata!

Pusat perbelanjaan dan beberapa online shop sangat tahu cara menggoda hasrat belanjamu. Salah satunya adalah dengan mengadakan event yang diberi nama “Diskon” atau “Sale.” Dengan cara ini kamu akan merasa mengeluarkan lebih sedikit uang untuk bisa mendapatkan banyak barang.

Namun coba tengok kembali deh, apakah barang yang kamu beli memang berkualitas? Sepatu yang kamu beli dengan harga diskon itu bertahan 6 bulan, bandingkan dengan sepatu berkualitas harga normal yang bertahan 2 tahun.

 

6. Penggunaan Kartu Debit Hanya Untuk Belanja Dengan Nominal Besar

Kartu debit memang praktis saat belanja, mudah, cepat, tidak membuat dompet penuh dengan uang receh, dan terlihat sangat urban bukan?

Namun perlu kamu ketahui, dibalik kemudahan itu ada efek psikologis yang bisa membuatmu bangkrut tanpa disadari. Saat memegang kartu debet, kita akan cenderung merasa punya banyak uang untuk dibelanjakan. Tidak ada efek visual yang bisa jadi pengingat bahwa setiap barang yang dibeli membuat uang kita berkurang.

Sebisa mungkin, selalu bekali dirimu dengan uang tunai kemanapun kamu pergi. Bayar pengeluaran-pengeluaran kecil seperti biaya makan di restoran dan beli sabun mandi dengan uang tunai. Hanya gunakan kartu debitmu jika berbelanja dalam nominal besar. Dengan cara ini, kamu akan sadar bahwa uangmu juga bisa habis kalau terus dibelanjakan.

 

7. Kurangi Pengeluaran Komunikasi Melalui Aplikasi di Handphone-mu

Kurangi menelepon, manfaatkan fitur gratis telepon via LINE atau Viber. Begitu juga dengan SMS, alihkan kebutuhan mengirim pesan singkat dari layanan SMS konvensional ke instant messenger seperti Whatsapp, LINE, bahkan Kakao Talk. Selain respon yang didapatkan bisa real time, cara ini juga bisa menekan biaya komunikasimu.

 

8. Segera Mulai Berinvestasi

Masih merasa muda dan belum perlu merencanakan keuangan? Atau merasa bisa menunda sampai kelak kamu sudah berkeluarga? Ketahuilah, semakin tua umurmu semakin banyak pula kebutuhan yang harus kamu keluarkan. Artinya, semakin sedikitlah uang yang bisa kamu alokasikan ke berbagai skema investasi.

Keuntungan investasi akan sangat dipengaruhi oleh jangka waktu, semakin lama kamu memasukkan uangmu ke dalam sebuah skema investasi semakin banyak juga keuntungan yang bisa kamu keruk. Mumpung masih muda dan belum punya banyak tanggungan yang menyita gaji, jangan ragu untuk mulai berinvestasi mulai saat ini.

 

9. Peningkatan Pendapatanmu Selaras Dengan Peningkatan Kemampuan

Berhematlah dalam gaya hidup, namun jangan pelit mengeluarkan uang untuk berinvestasi demi meningkatkan kemampuan. Ambil kursus bahasa asing selepas kantor, jangan ragu membayar beberapa ratus ribu atau bahkan jutaan rupiah demi ikut kelas yang memang kamu butuhkan. Atau jangan tanggung-tanggung, sisihkan uang untuk melanjutkan pendidikan juga sangat boleh kamu lakukan!

Jika kamu seorang yang sibuk, gunakan jasa kursus privat dimana tutor yang kamu butuhkan bisa langsung ke tempatmu sesuai dengan waktu yang telah kamu tetapkan juga. Gunakan Sidebeep, yang akan memudahkanmu menemukan tutor privat sesuai dengan budget, lokasi dan waktu yang kamu inginkan. Ada beragam Sider yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuanmu.

Gak susah ‘kan mengelola kehidupan finansialmu sedari muda? Semakin cepat kamu memulai, semakin besar pula kemungkinan kehidupan finansial yang rapih bisa kamu dapatkan.

Ketika “Mengantri” Menjadi Sumber Penghasilan.

Ketika “Mengantri” Menjadi Sumber Penghasilan.

CLIFF DIVING, Olahraga Uji Nyali Penuh Keseruan

CLIFF DIVING, Olahraga Uji Nyali Penuh Keseruan