Categories


Authors by 

Sidebeep Blog Team

Tradisi Imlek Membawa Hoki

Tradisi Imlek Membawa Hoki

Hari Raya Tahun Baru Imlek merupakan Hari Raya yang telah lama di rayakan oleh masyarakat Tionghoa dan juga merupakan hari raya paling penting diantara hari-hari raya lainnya dalam Tradisi Tionghoa (Chinese). Bukan hanya sekedar berbagai dekorasi dengan warna merah, ucapan Gong Xi Fat Cai dan juga Barong Sai, tapi juga ada berbagai tradisi dan kebiasaan yang mengiringi.

Menjelang Imlek, Yuk Simak tradisi dan kebiasaan Imlek di Indonesia serta maknanya.

  • Membersihkan Rumah Dari Debu.

Tradisi bersih-bersih untuk menyambut Imlek sudah sangat lama dilakukan. Biasanya juga diiringi dengan memperbarui perabot rumah tangga yang rusak, sampai menyegarkan nuansa rumah dengan mengecat ulang. Maknanya bersih-bersih ini sebagai bentuk pembersihan segala ketidakberuntungan dan nasib rumah yang kurang baik. Tradisi ini juga menandakan doa dan keinginan masyarakat Tionghoa untuk meninggalkan segala hal buruk pada masa lampau dan mempersiapkan diri menyambut masa depan yang lebih baik. Singkat kata tradisi ini adalah ritual membuang sial.

  • Merah Pembawa Berkah

Bagi kamu yang nggak merayakan tahun baru Imlek, pernah bertanya-tanya ga sih kenapa Imlek selalu berkaitan dengan warna merah? Dalam kepercayaan orang Tionghoa, arti warna merah dilambangkan sebagai keberuntungan dan juga menghindari diri dari nian, yaitu kepercayaan binatang buas yang datang untuk mengganggu manusia. Makanya, memakai baju merah dengan berbagai nuansa merah lainnya juga menjadi tradisi Imlek di Indonesia.

  • Antara Imlek dengan Hujan

Selain dengan warna merah, tahun baru Imlek juga identik dengan hujan. Masyarakat Tionghoa umumnya mengharapkan turunnya hujan disaat tahun baru Imlek karena dianggap sebagai pembawa rezeki dan juga berkah, begitu juga dengan tradisi Imlek di Indonesia.

  • Petasan Meriah

Menyalakan Petasan dapat menimbulkan suara keras “ping ping piang piang” yang merupakan suatu kegiatan hiburan dan dapat menambahkan suasana ramai serta meriah dalam merayakan Tahun Baru Imlek. Arti dari petasan adalah untuk mengusir nasib-nasib buruk tahun sebelumnya dan mengharapkan masa depan yang lebih cerah dan bahagia .

  • Saling Mengunjungi dan Membagikan Angpao

Imlek juga menjadi momen untuk merekatkan ikatan keluarga dan saudara. Saling mengunjungi biasanya dilakukan orang yang lebih muda kepada orang-orang yang lebih tua. Namun tidak menutup kemungkinan berlaku sebaliknya. Mereka percaya, relasi yang baik akan dapat memperlancar segala urusan dan menghadirkan kebahagiaan sedangkan membagikan angpao mempunyai makna sebagai bentuk transfer energi dan kesejahteraan .

  • Tidak Tidur Pada Malam Tahun Baru Imlek

Setelah makan malam bersama, semua anggota keluarga tidak akan tidur, melainkan berkumpul dan mengobrol dengan santai menunggu detik-detik pergantian Tahun dengan suka ria. Ada 2 arti dalam Tradisi tidak tidur pada malam Tahun Baru Imlek, yaitu :

  1. Untuk yang sudah lanjut usia, tidak tidur pada malam Tahun Baru Imlek menandakan mereka sudah melewati Tahun yang lama dan harus bersyukur serta menghargai waktu yang akan datang.
  2. Untuk Pemuda dan anak-anak, tujuan tidak tidur pada malam Tahun Baru Imlek adalah untuk mendoakan supaya orang tuanya panjang umur.

Bagi Beepers, yuk pakai aplikasi SIDEBEEP untuk mencari jasa yang pas untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2018 seperti service AC, Jasa Interior Design, Nail Art, MUA, dan beragam jasa lainnya. Nimati Promo Potongan Harga hingga 50 Ribu untuk pemesanan semua jenis jasa di SIDEBEEP. Cek Instagram kita yah untuk cari kode promonya !

10 Jawaban Terlucu Ujian Anak yang Pernah Ada. Pernah Lakuin?

10 Jawaban Terlucu Ujian Anak yang Pernah Ada. Pernah Lakuin?

Perlu Ga Sih Perawatan Poles Mobil?

Perlu Ga Sih Perawatan Poles Mobil?